Wawancara adalah upaya yang dilakukan seseorang atau suatu pihak untuk mendapatkan
keterangan, atau pendapat mengenai sesuatu hal yang diperlukannya untuk tujuan
tertentu. . Suatu wawancara melibatkan pewawancara (interviewer) dan orang yang
diwawancarai. Agar wawancara dapat berhasil baik, infornasi harus mengalir
dengan baik diantara mereka. Oleh karena itu ketrampilan dan pemahaman mengenai
proses wawancara menjadi penting bagi keduanya. Disini dari pengertiannya saja
sudah dapat kita ketahui pengertian dan tujuan untuk wawancara ini sendiri.
Disini wawancara bisnis melibatkan elemen-elemen penting yaitu dalam public
speaking dan public relation.
Pada
wawancara public speaking, kemampuan berbicara sangat akan mencerminkan seperti
apa diri kita sebenarnya dihadapan interviewer. Seorang yang pandai dalam
public speaking akan mendapatkan poin plus dalam wawancara karena, interviewer
akan terus mengulik seberapa mampukan kita dalam interview. Untuk bagian public
relation, dalam wawancara kita juga dinilai karena seberapa besar kita mampu
menjalin komunikasi dengan orang lain. Seberapa besar peran kita dalam public
relation untuk berperan penting dalam narahubung antara perusahaan dengan
masyarakat sekitar maupun relasi.
Untuk
bagian jenis-jenis wawancara banyak yang saya kutip, mengapa peran public
speaking dan public relation di perlukan adalah salah satu yang saya kutp
adalah wawancara yang bersifat membujuk. Disini tidak hanya public speaking dan
relation saja yang bekerja namun, ada elemen-elemen lain yang diperlukan yaitu
manajemen meeting dan lobby dengan negosiasi. Banyak yang kita pelajari dalam
wawancara yang bersifat membujuk atau persuasif. Seperti pengertiannya dari
loby adalah aktivitas yang dilakukan untuk mempengaruhi orang lain agar
sependapat dengan kita. Pengertian dari negosiasi juga adalah mempersempit
kesenjangan/perbedaan kepentingan atau pendapat agar sependapat dengan kita.
Maka dari itu wawancara dalam segi membujuk diperlukan loby dan negosiasi juga.
Struktur
dan teknik wawancara menurut saya disini kita menggunakan yaitu public
speaking. Karena, seperti yang saya kutip dari bahasan struktur wawancara,
bahwa kita interviewee menyiapkan suatu jawaban atas pertanyaan dari interviewer.
Untuk
teknik yang saya kutip terdapat wawancara langsung, tidak langsung, dan berpola
disini menurut saya berkaitan dengan loby dan negosiasi.out Wawancara tidak
hanya dilakukan untuk perekrutan karyawan namun, bisa juga untuk meningkatkan
performance karyawan dengan melihat hasil kinerja mereka dengan salah satu
tindakannya adalah mengapresiasi mereka juga. Disini juga apabila sedang
berbicara hasil evaluasi kerja karyawan sangat di perlukan keahlian pubic
relation yang bagus juga untuk tidak terjadi gap antara keduanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar